Puji dan Yodi: Antara Passion dan Takdir Menuju OSN 2018

Menjelang Maghrib, tanggal 10 Mei 2018, balkon asrama SMAN 10 Kaur (Pentagon) tiba-tiba ramai. Seluruh angkatan 3 ternyata sedang merayakan keberhasilan Rahmat Pujiatno dan Garda Yodi sebagai perwakilan Provinsi Bengkulu di ajang Olimpiade Sains Nasional tahun 2018. Tangis haru, teriakan gembira, ucapan selamat kepada mereka berdua tak berhenti sampai adzan Maghrib benar-benar dikumandangkan.

Rahmat Pujiatno, atau biasa disapa Puji, akan berlaga mewakili Provinsi Bengkulu di bidang studi TIK. Sementara Garda Yodi, akan sibuk berkutat dengan zat-zat Kimia di ajang OSN 2018 nanti.

Di sekolah, keduanya tak pernah hengkang dari peringkat 1-5 setiap rapor bulanan diumumkan. Pun, Puji dan Yodi memang memiliki passion di bidang mereka masing-masing. Passion inilah yang membuat mereka begitu tekun, rajin, tak baper-an dan tak pantang menyerah untuk terus mengasah keilmuan mereka. Selain itu, musholla juga tak pernah lupa disambangi setiap hari. Hingga pada akhirnya, mampu menarik garis takdir mereka untuk menggapai mimpi di ajang OSN Tahun 2018.

Selamat untuk Puji dan Yodi! Doa kami semua menyertai kalian!

print